DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) atau German Academic Exchange Service adalah lembaga pemberi beasiswa terbesar di dunia untuk studi ke Jerman. Didirikan sejak 1925 dan didanai Pemerintah Jerman, DAAD mendanai lebih dari 100.000 mahasiswa dan peneliti internasional setiap tahunnya lewat ratusan program berbeda — termasuk untuk pelamar asal Indonesia.
Program Populer untuk Pelamar Indonesia
- DAAD EPOS — program S2 berorientasi pembangunan, fokus pada bidang seperti manajemen sumber daya alam, kesehatan masyarakat, perencanaan kota, dan energi terbarukan. Ditujukan bagi profesional muda dari negara berkembang
- DAAD Study Scholarship — beasiswa S2 lebih fleksibel, terbuka untuk hampir semua bidang studi termasuk seni, musik, arsitektur, dan film
- DAAD STEM Scholarship — khusus lulusan S1 yang ingin memperdalam ilmu di bidang matematika, sains, teknik, dan teknologi
- Program Doktoral (PhD) — untuk kandidat doktor dan akademisi muda yang ingin melakukan riset di Jerman, dengan durasi 7–10 bulan hingga maksimal 4 tahun untuk program penuh
Cakupan Beasiswa
- Tunjangan bulanan sekitar €934–992 untuk program Master, dan €1.300 untuk program Doktoral
- Biaya kuliah ditanggung penuh atau sebagian, tergantung universitas (banyak universitas negeri Jerman memang tidak memungut tuition fee bagi mahasiswa internasional)
- Tiket perjalanan internasional pergi-pulang
- Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan tanggung jawab pribadi
- Kursus bahasa Jerman intensif sebelum perkuliahan dimulai (2–4 bulan)
- Subsidi tambahan seperti tunjangan sewa tempat tinggal dan tunjangan keluarga bagi yang memenuhi syarat
Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan terakhir dengan nilai baik
- Lulusan S1 untuk mendaftar program Master, atau lulusan S2 untuk mendaftar program Doktor
- Gelar terakhir umumnya tidak lebih dari 6 tahun sejak waktu pendaftaran
- Untuk program EPOS, wajib memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang relevan
- Kemampuan bahasa Inggris (TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6,0) atau bahasa Jerman minimal level B1 (dibuktikan sertifikat TestDaF, DSH, atau Goethe-Zertifikat) tergantung bahasa pengantar program studi
Cara Mendaftar
- Kunjungi daad.de dan cari program studi yang sesuai dengan latar belakang serta tujuan kariermu
- Buat akun di portal DAAD (portal.daad.de) untuk mendaftar secara daring
- Siapkan dokumen: CV format Europass, motivation letter, transkrip nilai dan ijazah (diterjemahkan jika perlu), sertifikat bahasa, serta 2 surat rekomendasi sesuai format DAAD
- Untuk beberapa program, kamu perlu mendapatkan Letter of Admission dari universitas Jerman lebih dulu sebelum mengajukan beasiswa
- Unggah seluruh dokumen sebelum tenggat waktu, lalu ikuti tahap wawancara (bisa dilakukan secara daring)
Pendaftaran DAAD umumnya dibuka antara Agustus hingga Oktober setiap tahun, dengan pengumuman hasil sekitar 3–5 bulan setelah deadline.
Tips Menyusun Motivation Letter
Motivation letter adalah dokumen terpenting dalam pendaftaran DAAD — bahkan lebih diperhatikan dibanding IPK. Tunjukkan koneksi logis antara pengalamanmu sebelumnya, program studi yang dipilih, rencana karier setelah lulus, serta kontribusi konkret yang ingin kamu berikan untuk pembangunan Indonesia. Hindari kalimat generik yang bisa ditulis oleh siapa saja.
Sedang menyiapkan berkas pendaftaran? Baca juga cara menulis motivation letter beasiswa di situs kami.



