🏠 Beranda Artikel
Beasiswa Indonesia Austria IASP kampus Wina Vienna

Beasiswa Indonesia-Austria (IASP) – Beasiswa S3 Khusus Dosen ke Austria

Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) adalah beasiswa jenjang Doktor (S3) hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Pemerintah Austria melalui OeAD-GmbH (Austria’s Agency for Education and Internationalisation). Berbeda dari kebanyakan beasiswa S3 luar negeri yang terbuka untuk umum, IASP secara khusus ditujukan bagi dosen tetap di perguruan tinggi Indonesia yang ingin meningkatkan kualifikasi akademiknya.

Cakupan Beasiswa

  • Bebas biaya kuliah penuh selama masa studi S3 di universitas Austria
  • Tunjangan bulanan selama masa studi
  • Dukungan administratif dari OeAD dan Kemdiktisaintek sepanjang program

Meski kuota penerima terbilang terbatas — pada beberapa tahun terakhir hanya sekitar belasan dosen per tahun — IASP tetap menjadi salah satu jalur S3 luar negeri yang paling terstruktur khusus untuk kalangan akademisi Indonesia.

Syarat Umum

  • Berstatus dosen tetap di perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek
  • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  • Mendapatkan surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (dosen PTN) atau dari Kepala LLDikti wilayah masing-masing (dosen PTS)
  • Usia maksimal 35 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran
  • Memiliki ijazah dan transkrip nilai Magister (S2) asli dalam bahasa Inggris
  • Mendapatkan Unconditional LoA (Letter of Acceptance) dari perguruan tinggi atau calon pembimbing di Austria
  • Menyertakan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah

Dokumen yang Dibutuhkan

  • CV dalam bahasa Inggris
  • Paspor yang masih berlaku minimal satu tahun
  • Dua surat rekomendasi akademik dalam bahasa Inggris
  • Usulan Penelitian (Research Proposal) 5–10 halaman yang sudah disetujui calon pembimbing di Austria, mencakup deskripsi masalah, kajian pustaka, hasil yang diharapkan, kontribusi riset, metodologi/rencana kerja, dan daftar publikasi

Catatan khusus: pelamar yang berstatus suami/istri dengan bidang keilmuan sama tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi atau calon pembimbing yang sama.

Alur Seleksi

  1. Pelamar mengajukan aplikasi lengkap secara daring ke Kemdiktisaintek sebelum tenggat waktu
  2. Kandidat terpilih diundang mengikuti wawancara di Indonesia, dilakukan oleh komite seleksi gabungan Kemdiktisaintek dan ASEA-UNINET
  3. Kandidat yang dinominasikan kemudian mengajukan aplikasi pendaftaran langsung ke universitas Austria tujuan
  4. Keputusan akhir pemberian beasiswa dibuat setelah pendaftaran ke universitas berhasil dikonfirmasi

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui beasiswadosen.kemdikbud.go.id atau kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id, dengan memilih menu Beasiswa IASP. Pendaftaran biasanya dibuka dengan tenggat waktu sekitar awal Maret setiap tahun. Hasil seleksi diumumkan lewat situs resmi Kemdiktisaintek. Informasi resmi program dari pihak Austria juga tersedia di grants.at.

Sedang menyiapkan proposal penelitian? Baca juga panduan membuat personal statement beasiswa di situs kami.